Tips Hemat Traveling ala Mahasiswa

Tulisan ini saya buat untuk menjawab beberapa pertanyaan yang sering muncul di beberapa lingkup pertemanan saya, mungkin juga anda merasakan hal yang sama?

“kok bisa sih mahasiswa belum kerja tapi jalan-jalan terus?”

Jawabannya adalah BISA!

Seiring perkembangan waktu, kini sosial media mempunyai peranan penting dalam menyebarluaskan kabar kita ke seluruhteman atau rekan sehobi kita tentang apa yang sedang kita lakukan sekarang misalnya. Perjalanan adalah salah satu daya tarik tersendiri bagi obrolan dalam lingkup pertemanan. Teman yang berada di rumah atau di kos-kosan melihat update terbaru perjalanan temannya juga punya keinginan untuk merasakan hal yang sama.

Gimana sih rasanya makan Gudeg Jogja? Gimana ya rasanya Nasi Jamblang? atau pertanyaan semacamnya yang sering muncul dalam benak mereka.

Jiwa muda pastinya mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi. Keinginan untuk eksplor hal baru yang ada di sekitarnya pasti menggebu-gebu. Namun, seringkali terhambat oleh keterbatasan budget. Apalagi sebagai mahasiswa, saya sendiri juga kadang masih mempertimbangkan dan memperhitungkan berkali-kali untuk melakukan pengeluaran dalam perjalanan. Sebagai contoh untuk mengeluarkan budget Rp.100.000 misalnya bisa dibandingkan dengan biaya hidup di perantauan selama 2-3 hari. Konsekuensi ini selalu membayangi keinginan saya sebelum merencanakan perjalanan. Bahkan, seringkali saya terpaksa membatalkan perencanaan matang setelah melakukan beberapa pertimbangan.

Jika anda mempunyai keinginan untuk eksplor destinasi baru, melalui tulisan ini saya berusaha memberikan tips bagi anda khususnya mahasiswa yang mempunyai jiwa berpetualang.

  • Tentukan Destinasi

Menentukan destinasi adalah langkah pertama dalam menyusun rencana perjalanan anda. Awali dengan mencari ulasan atau wawasan mengenai destinasi yang akan anda tuju. Sesuaikan dengan minat yang benar-benar anda ingin telusuri lebih dalam, sehingga ketika pulang dari tujuan, anda dapat menambah wawasan baru yang memuaskan rasa ingin tahu anda dan membawa cinderamata berupa cerita pengalaman. Destinasi wisata yang sedang populer memang terlihat menggiurkan, namun kembali tanyakan kepada diri sendiri, apakah benar ini yang anda inginkan?

Sebagai gambaran, Destinasi wisata yang populer pasti akan lebih ramai pengunjung. Secara tidak langsung biaya hidup dan tiket masuk destinasi tersebut bisa saja meningkat harganya sewaktu-waktu apalagi jika anda berencana untuk mengunjungi tempat tersebut pada waktu liburan. Tidak ada salahnya mengunjungi tempat wisata populer, semua destinasi adalah hasil dari sebuah pilihan yang terbaik oleh setiap orang.

  • Budgeting

Bagi beberapa orang yang gemar bepergian, mereka menentukan destinasi setelah menyusun budget dan ada pula yang menyusun budget setelah menentukan destinasi. Namun pada kesempatan ini saya akan membagikan tips penyusunan budget setelah menentukan destinasi.

Ada 3 hal terpenting yang perlu diperhatikan dalam penyusunan budget perjalanan anda diantaranya adalah:

Transportasi, Makan/Minum, Penginapan.

Urutkan dengan skala prioritas terlebih dahulu mana saja yang harus dipenuhi terlebih dahulu hingga kebutuhan yang lain-lain atau pengeluaran mendadak.

  1. Transport

Saya biasanya menempatkan pengeluaran transportasi dalam skala prioritas utama penyusunan budget perjalanan. Transportasi yang saya maksudkan disini adalah biaya untuk tiket pulang dan pergi. Oiya, jangan lupa cantumkan biaya transportasi yang ada di destinasi wisata seperti angkutan kota, bis kota, biaya parkir, atau biaya tol.

Salah satu alternatif untuk memangkas pengeluaran transportasi adalah sering memantau perkembangan adanya promosi dan voucher diskon. Biasanya tarif promosi transportasi tertentu menggunakan kode tertentu yang hanya terbit dalam waktu dan jumlah terbatas. Perbanyak informasi dan perkembangan terbaru dari adanya tarif promosi tertentu. Beberapa aplikasi penyedia jasa akomodasi biasanya memberikan kode atau voucher promosi bagi pengguna baru.

Perlu diingat bahwa ini adalah alternatif, bukan menjadi acuan utama.

Utamakan menggunakan transportasi umum. Ini adalah kunci utama saya dalam hemat bepergian. Sebelumnya ketahui terlebih dahulu akses menuju lokasi destinasi wisata tesebut apakah dapat dijangkau dengan transportasi umum atau tidak. Sekarang beberapa wilayah sudah dilengkapi peta transportasi umum oleh Google Maps beserta waktu tempuh dan tarifnya secara rinci. Ini dapat membantu anda dalam bepergian dan mengatur jadwal perjalanan.

Keterangan Bis Trans Jogja yang melewati Halte Malioboro 1
  1. Penginapan

Rencanakan tempat menginap anda. Sesuaikan juga lokasi penginapan dengan destinasi wisata yang anda tuju. Semakin dekat radius penginapan dengan destinasi wisata maka harganya semakin tinggi, namun jika radius penginapan agak jauh juga akan menambah budget pengeluaran transportasi.

Situasi ini melatih kita untuk mengambil keputusan apalagi jika kita bepergian secara berkelompok. Jangan mudah tergiur dengan harga penginapan yang murah namun berada dalam radius yang jauh dari destinasi wisata yang anda tuju. Hitung kembali dengan estimasi biaya transport yang akan anda keluarkan menuju lokasi wisata. Karena biasanya biaya transportnya beda tipis dengan selisih harga penginapan yang lokasinya lebih dekat dengan destinasi wisata yang anda tuju. Maka pertimbangkan dengan baik.

Jika anda bepergian secara berkelompok biasanya cara paling efektif adalah patungan dalam biaya penginapan. Beberapa penginapan kini sudah menyediakan kamar dengan bed bertingkat yang satu kamar bisa diisi oleh 4 orang. Perlu diingat bahwa hampir mayoritas waktu anda adalah di luar kamar hotel, maka pertimbangkan kembali dalam merencanakan pengeluaran biaya untuk penginapan. Selisih harga dapat dialihkan untuk biaya pengeluaran yang lain.

  1. Makan dan minum

Kemudian susun budget untuk makan dan minum.

Satu tips lagi untuk memangkas budget pengeluaran adalah membawa botol minuman dari rumah. Memang harga air dalam kemasan tidak terlalu mahal, namun jika anda bepergian dalam jangka waktu yang lama sepertinya bisa membantu. Beberapa negara dan destinasi wisata biasanya menyediakan tempat isi ulang air minum secara gratis. jadi manfaatkan fasilitas ini dengan bijak.

Makan yang murah tapi banyak? Tentu idaman semua mahasiswa. Saya pun demikian, maka dari itu dalam memilih tempat makan saya mempunyai mempunyai tips unik untuk mendapatkan harga yang murah dan porsi yang cukup banyak. Biasanya saya mencari warung yang lahan parkirnya dipenuhi oleh truck dan pickup. Kenapa? Saya pun juga belum mengetahui alasan pastinya namun sejauh ini efektif. Harganya murah dan rasa masakannya lumayan. Tips ini pun juga saya peroleh dari teman saya yang gemar bepergian ke berbagai destinasi. Entah apakah ini juga berlaku di luar negeri atau hanya di Indonesia saja?

Makanan khas daerah merupakan daya tarik tersendiri bagi pecinta kuliner. Tidak ada salahnya mencoba masakan khas daerah selagi berada di sana. Banyak restoran daerah yang mencantumkan masakan daerah di menu utama mereka, namun bagi mahasiswa seperti saya biasanya lebih memilih untuk eksplor sendiri.

Dalam menemukan masakan khas daerah yang menurut beberapa orang asli daerah sana enak, biasanya saya menanyakan kepada petugas parkiran yang ada di pinggir jalan atau pedagang asongan. Mereka akan menyarankan lokasi mana saja yang terdapat makanan khas daerah yang biasanya sering ia kunjungi. Tanyakan pula akses menuju kesana, jika jaraknya cukup jauh biasanya anda akan diarahkan untuk menggunakan angkutan kota lengkap dengan patokan tempat titik anda harus turun dari angkutan kota. Bukankah ini akan menjadi sebuah cerita menarik sebagai cinderamata?

  • Ajak Teman

Mengajak teman dalam perjalanan bisa menjadi cara untuk menghemat pengeluaran anda dalam perjalanan, namun bukan berarti anda bisa mengandalkan teman anda untuk menanggung biaya perjalanan anda ya..

Mengajak teman dalam bepergian dapat membantu anda dalam pengeluaran yang digunakan secara bersama seperti contoh biaya penginapan. Semakin banyak teman yang anda ajak, maka semakin murah biaya yang harus dikeluarkan tiap perseorangan. Namun, semakin banyak teman juga berarti semakin banyak keinginan mengunjungi destinasi wisata yang belum tentu sama. Semakin banyak pertimbangan dalam memilih penginapan, tempat wisata, tempat makan.

Mengajak teman dapat membantu anda untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam bepergian ke tempat yang baru anda kunjungi. Rasa nyaman dan aman akan muncul ketika kita bersama dengan orang yang kita kenal meskipun berada di tempat yang asing bagi kita.

  • Perbanyak Relasi

Relasi adalah Kunci.

Ini adalah salah satu prinsip saya dalam perjalanan yaitu memperluas jaringan pertemanan. Selain membawa cerita sebagai bentuk cinderamata bagi diri sendiri, relasi pertemanan yang baru juga salah satu keuntungan yang akan anda peroleh ketika bepergian dan mengenal teman baru disana. Sewaktu-waktu jika anada menuju kota tempat teman anda tinggal, anda bisa menyambung persaudaraan kembali. Dibalik itu, biasanya teman akan merekomendasikan destinasi wisata baru atau lokasi kuliner yang terjangkau. Memang relasi tidak dapat diperoleh dengan instan, namun ini adalah kunci berhemat di kemudian hari jika anda berniat bepergian. Dan selalu ingat untuk merawat persaudaraan, jangan hanya mampir sekali dan kenal lalu dilupakan begitu saja.

Esensi dalam bepergian menurut saya pribadi adalah relasi salah satunya, semakin banyak relasi yang kita miliki maka semakin banyak pengalaman yang akan kita dapatkan dari perjalanan. Semakin besar kemungkinan pula kesempatan kita untuk mengunjungi kota tempat teman kita tinggal secara berulang kali dan berkala untuk menemukan destinasi baru. Dimana ada teman, disitu ada jalan.

Sejauh ini masih banyak cara tiap-tiap orang dalam bepergian, ada yang Solo Travelling, ataupun Group Travelling. Keduanya adalah pilihan yang didasari oleh banyak pertimbangan dan itu adalah suatu hal yang wajar. Tips di atas adalah beberapa pandangan yang dapat saya bagikan kepada anda khususnya mahasiswa yang mempunyai keinginan untuk eksplor wilayah baru. Bisa jadi wilayah baru yang anda jelajahi mempunyai kenangan tersendiri yang bisa anda ingat hingga beberapa tahun kedepan.

Saya harap ini dapat membantu anda dalam merencanakan perjalanan lebih baik.

Jika anda mempunyai cara bepergian yang menarik, atau saran dan kritik masukan saya akan sangat senang jika dapat kesempatan untuk bertukar pengalaman dan melengkapi tips-tips akan perjalanan.

Bukankah suatu hal yang menyenangkan apabila dapat saling melengkapi?

Bone Voyager

Tinggalkan komentar